Kebahagiaan yang kau tinggalkan
Kehampaan yang kini ku jalani
Dan kesedihan yang tak berujung
Kini hanya tinggal cerita dan kenangan
Semua itu berakhir sudah
Ketika ketidakpastian itu datang
Dia datang dengan sendiri
Dia masuk menyelinap ke lubang perasaan yang paling dalam
Tanpa sebuah ucapan
Aku tak mengerti dengan semua ini
Semua hal yang terjadi
Bahkan akupun tidak peduli dengan semua itu
Tanpa ada tindakan yang ingin ku lakukan
Sehingga aku terduduk dan terkapar
Dengan sebuah perantara
Antara aku dengan perasaanku
Semuanya gelap gulita
Tanpa aku bisa melihat apa yang ingin ku lihat
Dan tanpa aku bisa mendengar
Dengan sebuah perasaan
Itulah antara aku dan perasaank
Senin, 17 Maret 2014
Jumat, 31 Januari 2014
Pelangi Itu Tak Seindah Setahun Yang Lalu
31 Januari 2013 - 31 Januari 2014
Tulisan kali ini masih tenatang orang yang sangat aku banggakan dalam hidup ku. Seorang Bapak yang selalu menjadi motivator dalam kehidupan ku.
Sudah setahun Papa pergi meninggalkan ku dan keluarga.Yah. kalau bercerita tentang Papa mungkin tidak pernah habis-habisnya karna setiap kenangan menyimpan ribuan cerita yang tak pernah bisa aku lupakan begitu saja.
Kali ini aku bercerita detik-detik menjelang kepergian Papa hingga Papa meninggalkan kami untuk selama-lamanya.
Aku masih teringat pada hari itu Rabu, 30 Januari 2013. Hari dimana aku melihat senyuman papa untuk terakhir kalinya. Pagi sebelum aku berangkat magang ke PT. Semen Padang, aku, mama dan adikl ku berbincang-bincang dengan Papa sambil menyantap sarapan yang dibelikan Papa pada pagi itu. Seperti biasa Papa setipa paginya selalu memberi aku nasehat yang sangat membangun pada pagi itu dan tidak lupa pula candaan Papa yang bisa bikin kami tertawa sekeluarga. Wajah Papa yang selalu kelihatan cerah dan sangat menenangkan hati apabila dipandang. Senyuman Papa selalu memberi semangat buat menjalani hari-hari yang penuh dengan cobaan.
Entah kenapa pada waktu itu aku sengaja buat telat untuk berangkat magang hanya untuk berbincang-bincang lama dengan Papa. Pagi itu aku berangkat magang dan tidak lupa sebelum keluar rumah aku selalu mencium tangan mama dan papa untuk berpamitan pergi keluar rumah.
Kegiatan magang pun aku lalui dengan penuh semnagat walaw melelahkan hingga pulang agak larut sore pukul setengah 6 sore. Sampainya dirumah aku berburu dengan waktu untuk melaksanakan kewajiban yakninya Shalat Ashar dan setelah itu aku merebahkan sejenak badan ini dari sisa-sisa kelelahan yang telah aku jalani seharian penuh. Baru beberapa menit saja aku merbahkan badan ini dari kelelahan tiba-tiba ada orang yang manggil-manggil dari luar pagar sambil berteriak dan kata orang terebut, "Buk,,, Buk,,, Pak Haji pingsan dikolam".
Sontak dengan setengah kaget Aku dan Mama pun langsung keluar dan kaget mendengar berita tersebut. Aku langsung menghidupkan motor dan mama bonceng menuju Depot Air Minum Isi Ulang DAFI'S yang dikelola oleh Papa. Aku pun shock melihat Papa diangkat dari kolam keluar dan dinaikkan ke atas mobil dengan keadaan muntah-muntah tanpa sadar diri. Di perjalanan ke RS Akupun tak hentin-hentinya mengusapkan badan Papa dan minyak kayu putih dan muntah Papa berubah menjadi muntah darah yang dicampur dengan makanan yang diamakan Papa tadi siang. Di mobil Aku dibantu oleh Celok dan Bg Arie.
Sampailah kami di RS Tentara, dan Papa mendapatkan pertolongan pertama di sana. Karena ruangan di RST penuh maka Papa pun di rujuk ke RS M.Djamil Padang. Sampai disana Papa pun juga mendapatkan pertolongan dan di ambil darah untuk men check keadaan papa pada waktu itu. Setelah memerlukan proses yang panjang Papa pun dirawat diruangan Bangsal Penyakit Syaraf.
Setelah memerlukan waktu yang panjang dalam men check kondisi Papa aku dan mama dipanggil dalam ruangan dokter dan dokter berkata pada kami "Buk, Nak,,, Kemungkinan Papa untuk semubuh itu sangatlah kecil. Pembuluh darah di otak Bapak itu pecah dan sudah menyebar sampai ke otak, Bapak mendapatkan penyakit Stroke Berat. Kalaupun sembuh Bapak gak akan bisa sembuh total dan membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh. Kami akan melakukan semaksimal mungkin, yang penting tetap berdo'a sama Tuhan".
Sontak mendengar kabar seperti itu Hati kamu pun terenyuh dan Aku menguatkan Mama agar selalu sabar atas apa yang telah dikasih Tuhan. Aku berkata dalam hati, "Aku harus kuat,, Aku tidak boleh menangis di depan Mama dan Adek ku, Aku yang harus menguatkan mereka". Aku pun berusaha untuk menguatkan hati ini dan Mama beserta adek.
Namun dibelakang mereka ternyata Aku memang tak sanggup lagi untuk membendung air mata ini. Untung ada Pak Men Syukur dan Faraz (keluarga kecil ku di BEM) pada waktu itu yang menguatkan aku. Aku menangis di depan mereka.
Malam itu pun aku yang jagain Papa bertiga sama Bg An dan Iref. Mama, Adek, Celok dan yang lainnya aku suruh tidur biar tidak kecapek an.
Aku yang jagain Papa dan mencheck keadaan Papa setiap saat, karna pada waktu itu Selain Papa tidak sadar, demam Papa tinggi dan Tensinya juga tinggi.
Pada saat Subuh datang, keadaan Papa bisa dibilang sudah agak membaik karna demam PApa juga sudah turun dan tensinya sudah mulai kembali normal. Dan setelah Shalat Subuh aku pun tenang karna kosndisi PApa yang sudah membaik dan gantian jagain dengan Mama dan yang lainnya. Aku dan Bg An pun tidur karna semalaman tidak tidur buat jagain Papa.
Hari Kamis, 31 Januari 2013 tepat pada pukul 06.10 WIB aku dibangunkan sama Mama karna kondisi Papa yang lagi memburuk dan dalam sedang dalam penanganan dokter. Tepat pada pukul 06.15 WIB Dokter menghampiri ku dan bilang Papa sudah gak ada dan pergi meninggalkan kami untuk selama-lamanya.
Dan jatuhlah Air mata orang-orang yang ada dalam ruangan tersebut karna disitu masih ada keluarga kami yang nginap di RS. Namun entah kenapa aku tidak menangis pada waktu itu. Aku mendengar kabar itu seolah-olah tidak percaya kalau Papa sekarang benar-benar sudah pergi. Tapi aku tidak bisa menangis pada waktu itu karna Aku sudah berjanji pada diri ku sendiri di depan mereka Aku tidak boleh nangis karna aku harus kuat di depan mereka. Aku menghampiri mama dan adek dan berkata, "Sudahlah Ma, Ini jalan Tuhan yang terbaik untuk Papa. PApa sudah tenag dan tersenyum. Cobalah Mmama lihat sendiri wajah Papa yang berseri dan Meninggal dalam keadaan tersenyum. Papa tu orang baik Ma dan Tuhan menempatkan Papa ditempat yang layak".
Papa pun dibawa pulang kerumah, orang-orang yang mendengar kabar tersebut seolah-olah tidak percaya bahwa Papa itu sudah meninggal. Dalam sekejap rumah kami pun ramai dan aku gak pernah menduga ternyata banyak yang merasa kehilangan Papa karna sekitar rumah kami sangat ramai orang pergi melayat pada waktu itu.
Namun dibalik itu semua ada kesedihan yang mendalam. Aku pun nangis dibelakang mereka, karenba kau sudah janji tidak akan menangis di depan Mama dan Adek. Namun dibelakang mereka Aku menangis dan tak bisa membendung air mata ini lagi.
Hingga sekarang setiap mengingat semua hal tentang Papa air mata ini tak kuasa ku bendung. Karna banyak hal yang telah aku lalui bersama Papa.
Sekarang setahun sudah Papa meninggalkan kami.
Senyuman Papa tak pernah lekang oleh waktu, karan pada saat ajal menjemput pun Papa masih bisa tersenyum. Papa pun pergi dengan senyuman.
Dan ternyata Pelangi itu tak seindah setahun yang lalu, Pa.
*Setahun setelah kepergian Papa
#31 Januari 2013 - 31 Januari 2014
Rabu, 11 Desember 2013
Goresan Hati
Makin lama beban itu semakin berat. Disini saya terasa lemah tanpa ada pegangan apa-apa. Saya rindu akan sosok seorang Bapak yang selalu bisa menjadi motivator dalam keluarga.
Pa, aku kangen.. Terimakasih sudah masuk dalam mimpi ku dan tawa bahagia masih papa berikan. Aku masih bisa melihat senyum Papa yang selalu menenangkan hati, Aku masih bisa melihat guyonan bercandaan Papa walawpun itu hanya dalam mimpi Pa. Semuanya terasa indah, rasanya aku tidak mau terbangun dari mimpi itu.
Pa, kejadian hari ini semakin membuat ku memikul beban itu terasa berat. Tapi aku masih bisa bersyukur ada mereka yang mampu mengobati semua beban itu yakninya Keluarga Dagri Asik. Senyuman dan candaan mereka terasa sangat mengobati. Tapi pada saat semuanya pulang kerumah masing-masing, ketika berada dalam kesendirian beban itu terasa kembali muncul.
Ingin rasanya Papa berada disini, hadir sebagai seseorang penyemangat dan memberikan kehangatan. Menenangkan semua atas apa yang terjadi. Tapi itu mungkin hanya harapan sia-sia.
Aku hanya butuh ada orang tempat berbagi dan tempat bersandar ketika aku sudah tak sanggup lagi menghadapi semuanya. Dulu memang masih ada Papa, tapi sekarang Papa sudah tenang di alam sana dan saya juga belum menemukan orang yang tepat untuk berbagi.
Pa, aku kangen.. Terimakasih sudah masuk dalam mimpi ku dan tawa bahagia masih papa berikan. Aku masih bisa melihat senyum Papa yang selalu menenangkan hati, Aku masih bisa melihat guyonan bercandaan Papa walawpun itu hanya dalam mimpi Pa. Semuanya terasa indah, rasanya aku tidak mau terbangun dari mimpi itu.
Pa, kejadian hari ini semakin membuat ku memikul beban itu terasa berat. Tapi aku masih bisa bersyukur ada mereka yang mampu mengobati semua beban itu yakninya Keluarga Dagri Asik. Senyuman dan candaan mereka terasa sangat mengobati. Tapi pada saat semuanya pulang kerumah masing-masing, ketika berada dalam kesendirian beban itu terasa kembali muncul.
Ingin rasanya Papa berada disini, hadir sebagai seseorang penyemangat dan memberikan kehangatan. Menenangkan semua atas apa yang terjadi. Tapi itu mungkin hanya harapan sia-sia.
Aku hanya butuh ada orang tempat berbagi dan tempat bersandar ketika aku sudah tak sanggup lagi menghadapi semuanya. Dulu memang masih ada Papa, tapi sekarang Papa sudah tenang di alam sana dan saya juga belum menemukan orang yang tepat untuk berbagi.
Rabu, 07 Agustus 2013
PERPISAHAN
Perpisahan,,, yah sebuah kata yang selalu hadir dalam kehidupan kita. Tanpa kita sadari sudah terlalu banyak perpisahan yang kita alami terjadi. Mulai dari berpisah dari teman-teman lama, sahabat, pacar, sanak sodara, keluarga dan bahkan orang tersebut pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya, (seperti Papa yang tidak akan kembali lagi bersama kami T.T ) ... Dan kali ini aku akan bercerita tentang "Tiga" momen perpisahan yang terjadi dalam kehidupanku.
Pertama, Perpisahan dengan orang yang sangat aku sayangi dan aku cintai. Beliau adalah motivator ulung yang tak pernah tergantikan dalam hidupku. Semua nasehat yang diberikan setiap hari akan selalu ku ingat. Kami berpisah tepat pada tanggal 31 Januari 2013 pukul 06.15 WIB. Papa meninggalkan ku untuk selamanya. Dan tepat pada Ramadhan kali ini merupakan Ramadhan pertamaku tanpa kehadiran seorang pemimpin dalam keluarga, seorang Bapak yang selalu memonitori anak-anaknya setiap saat, seorang Ayah yang selalu tersenyum dan sering membuat lelucon walawpun padahal dibalik senyuman nya ada kesusahan yang selalu dipikulnya. Dan Lebaran besok akan menjadi Lebarah hari raya Idul Fitri pertama tanpa kehadiran Papa. Semua canda, tawa, dan senyuman papa seakan hanya tinggal kenangan dan bayangan ilusi yang selalu aku buat.
Kedua, Perpisahan kali ini bercerita tentang Pesantren Ramadhan, dimana aku yang langsung terlibat didalamnya sebagai instruktur dan Pembimbing Akademik (PA). Yah,,, tanggal 5 Agustus 2013 menjadi awal perpisahan ku dengan santriwan/i Pesantren Ramadhan Masjid al-Muttaqin Muhammadiyah. Betapa sedih, tangis, marah, kesal, kecewa, tawa, bahagia bercampur menjadi satu. Begitu indah untuk dikenang, terlalu manis untuk dilupakan (seperti judul lagunya SLANG). Ada banyak cerita yang terangkum di dalamnya baik itu kedekatanku dengan adek-adek tersebut dan bahkan dari mereka aku pun banyak belajar tentang arti memahami dan mengerti. Pokoknya semuanya the best lah, sudah tak bisa lagi ku ungkapkan dengan kata-kata lagi saking sangat indahnya ketika bergaul dengan mereka.
Ketiga, Perpisahan yang terakhir bercerita tentang dimana aku merasa telah menyianyiakan Ramadhan tahun ini. Berpisah dengan Ramadha itu serasa berpisah antara raga dengan jiwa. Sungguh sangat sakit dan sangat menyedihkan sekali. Hal ini dikarenakan banyak hal yang bisa aku lakukan di Ramadhan kali ini tapi kesempatan tersebut telah aku sia-siakan begitu saja. Dan belum tentu ALLAH S.W.T mempertemukanku kembali dengan Ramadhan yang akan datang, karena umur manusia menjadi rahasia Tuhan yang takkan pernah diketahui oleh manusia sedikitpun termasuk Aku sebagai Hamba~Nya. Hari ini merupakan hari terakhir berpuasa di Ramadhan tahun ini dan esok sudah masuk Hari Raya Idul Fitri yang kata orang-orang merupakan Hari Kemenangan. Dan aku bertanya-tanya dalam diri ini, "Apakah aku pantas merayakan Hari Kemenangan tersebut ? Setelah aku menyianyiakan Ramadhan ku tahun ini." Semuanya ku serahkan semuanya pada Yang Maha Kuasa, tanpa harus terlalu sering aku menyesalinya.
Demikianlah Tiga momen perpisahan yang ku ceritakan dalam tulisan ku kali ini. Semoga dengan apa yang terjadi aku lebih bisa untuk berintropeksi diri lagi untuk ke depan-Nya. Sebelum ditutup aku Ngucapin Mohon Maaf Lahir dan Batin baik semua kesalahanku yang di sengaja atopun tidak. Semoga ALLAH S.W.T mengampuni kita dan mengembalikan kita ke hati yang Fitrah.
Aamiin.
Pertama, Perpisahan dengan orang yang sangat aku sayangi dan aku cintai. Beliau adalah motivator ulung yang tak pernah tergantikan dalam hidupku. Semua nasehat yang diberikan setiap hari akan selalu ku ingat. Kami berpisah tepat pada tanggal 31 Januari 2013 pukul 06.15 WIB. Papa meninggalkan ku untuk selamanya. Dan tepat pada Ramadhan kali ini merupakan Ramadhan pertamaku tanpa kehadiran seorang pemimpin dalam keluarga, seorang Bapak yang selalu memonitori anak-anaknya setiap saat, seorang Ayah yang selalu tersenyum dan sering membuat lelucon walawpun padahal dibalik senyuman nya ada kesusahan yang selalu dipikulnya. Dan Lebaran besok akan menjadi Lebarah hari raya Idul Fitri pertama tanpa kehadiran Papa. Semua canda, tawa, dan senyuman papa seakan hanya tinggal kenangan dan bayangan ilusi yang selalu aku buat.
Kedua, Perpisahan kali ini bercerita tentang Pesantren Ramadhan, dimana aku yang langsung terlibat didalamnya sebagai instruktur dan Pembimbing Akademik (PA). Yah,,, tanggal 5 Agustus 2013 menjadi awal perpisahan ku dengan santriwan/i Pesantren Ramadhan Masjid al-Muttaqin Muhammadiyah. Betapa sedih, tangis, marah, kesal, kecewa, tawa, bahagia bercampur menjadi satu. Begitu indah untuk dikenang, terlalu manis untuk dilupakan (seperti judul lagunya SLANG). Ada banyak cerita yang terangkum di dalamnya baik itu kedekatanku dengan adek-adek tersebut dan bahkan dari mereka aku pun banyak belajar tentang arti memahami dan mengerti. Pokoknya semuanya the best lah, sudah tak bisa lagi ku ungkapkan dengan kata-kata lagi saking sangat indahnya ketika bergaul dengan mereka.
Ketiga, Perpisahan yang terakhir bercerita tentang dimana aku merasa telah menyianyiakan Ramadhan tahun ini. Berpisah dengan Ramadha itu serasa berpisah antara raga dengan jiwa. Sungguh sangat sakit dan sangat menyedihkan sekali. Hal ini dikarenakan banyak hal yang bisa aku lakukan di Ramadhan kali ini tapi kesempatan tersebut telah aku sia-siakan begitu saja. Dan belum tentu ALLAH S.W.T mempertemukanku kembali dengan Ramadhan yang akan datang, karena umur manusia menjadi rahasia Tuhan yang takkan pernah diketahui oleh manusia sedikitpun termasuk Aku sebagai Hamba~Nya. Hari ini merupakan hari terakhir berpuasa di Ramadhan tahun ini dan esok sudah masuk Hari Raya Idul Fitri yang kata orang-orang merupakan Hari Kemenangan. Dan aku bertanya-tanya dalam diri ini, "Apakah aku pantas merayakan Hari Kemenangan tersebut ? Setelah aku menyianyiakan Ramadhan ku tahun ini." Semuanya ku serahkan semuanya pada Yang Maha Kuasa, tanpa harus terlalu sering aku menyesalinya.
Demikianlah Tiga momen perpisahan yang ku ceritakan dalam tulisan ku kali ini. Semoga dengan apa yang terjadi aku lebih bisa untuk berintropeksi diri lagi untuk ke depan-Nya. Sebelum ditutup aku Ngucapin Mohon Maaf Lahir dan Batin baik semua kesalahanku yang di sengaja atopun tidak. Semoga ALLAH S.W.T mengampuni kita dan mengembalikan kita ke hati yang Fitrah.
Aamiin.
Rabu, 26 Juni 2013
Rindu Malam Itu
Teringat dengan malam itu,
terkadang kau dan aku berada dalam sebuah
keheningan..
Dan kadang juga canda terlintas dalam keheningan kita itu.
Rasa ngantuk tak sedikitpun terasa karena mu,,
walau hanya sekedar berbicara melalui telepon,
tapi kusangat bahagia..
aku sangat rindu dengan
malam itu,
entah kapan lagi
ku temukan malam seperti itu....
Malam dimana semua yg tak kau ketahui sebelumnya,
akhirnya kau ketahui juga...
Begitu legah rasanya,
smuaa yg tersimpan olehku telah kau ketahui...
Tapi, stelah malam itu sampai malam ini ku berada dalam ketidak pastian,,,
aku rindu kau...
Sekarang kau tak pernah terlihat jelas lagi olehku,,
mungkin 'tak peduli' terhadapku... Mungkin juga kau sibuk...
terkadang kau dan aku berada dalam sebuah
keheningan..
Dan kadang juga canda terlintas dalam keheningan kita itu.
Rasa ngantuk tak sedikitpun terasa karena mu,,
walau hanya sekedar berbicara melalui telepon,
tapi kusangat bahagia..
aku sangat rindu dengan
malam itu,
entah kapan lagi
ku temukan malam seperti itu....
Malam dimana semua yg tak kau ketahui sebelumnya,
akhirnya kau ketahui juga...
Begitu legah rasanya,
smuaa yg tersimpan olehku telah kau ketahui...
Tapi, stelah malam itu sampai malam ini ku berada dalam ketidak pastian,,,
aku rindu kau...
Sekarang kau tak pernah terlihat jelas lagi olehku,,
mungkin 'tak peduli' terhadapku... Mungkin juga kau sibuk...
Jumat, 31 Mei 2013
Jauh Dari Atas Nama ngeDrop
Aku tak tau apakah hari ini aku harus senang, marah, sedih, bahagia, tertawa. Tak mendapatkan jawaban apa-apa dari semua ini. Hari ini aku akan sedikit bercerita tentang apa yang aku rasakan.
Hari ini kumpul sama keluarga kecil ku DAGRI ASIK. Yah,,, hari yang cukup indah untuk dilalui hari ini. Banyak hal yang dapat menghibur dari reunian tadi. Ketawa ketiwi sampai kita gak mengacuhkan orang-orang disekitar kita. Dari tempat makan hingga pantai kita lalui dengan kebahagiaan. Namun suatu ketika pembicaraan mengarah ke hal-hal nilai semester ini akupun langsung tertegun diam.
Yah,,, inilah permasalahannya hal yang dulu yang aku takutkan tiba-tiba terjadi lagi sekarang. Nilai anjlok dan hasilnya ngedrop. Hmmm,,, aku tak tau lagi harus bagaimana. Dulu karena berakhirnya suatau hubunganku dengan seseorang yang tersayang. Jadi langsung berimbas kepada akademik yang aku jalankan.
Sekarang ??? Semester ini sangat berat sekali aku lalui, bahkan lebih berat dari apa yang aku bayangkan sebelumnya. Aku kehilangan semangat dari orang-orang yang selalu menyemangatiku. Aku kehilangan kekuatan untuk tetap bangkit dan bisa menyelesaikan semua ini.
Emang kamu kehilangan siapa Dan sampai kamu seperti itu ? (*bertanya pada diri sendiri).
Semester ini aku kehilangan banyak hal yang ada dalam hidupku. Terutama karena "dua alasan". Pertama, aku kehilangan perhatian dan semangat dari seorang kekasih hati. Yah bisa disebut dengan pacarku yang sekarang. Mungkin aku kehilangan itu, semenjak aku tidak tau kapan aku harus melakukan "komunikasi" sama dia. Disaat komunikasi itu menjadi masalah yang sangat rentan pada saat sekarang ini. Aku kehilangan semua itu, dulu ketika aku lagi drop dia yang selalu membangkitkan rasa pesimis aku menjadi optimis. Dia yang selalu nge~bawelin aku buat ini itu sehingga semenjak aku sama dia nilai ku terus beranjak naik dengan hasil yang bisa dibilang puas. Namun kenyataannya sekarang, semester ini harapan aku sirna. Dan alhasil nilai ku jauh banget jebloknya pada semester ini.
Kedua, aku kehilangan seseorang yang selalu membuat aku kuat dan tegar, seseorang yang selalu menjadi motivasiku kalau dunia itu sangat mudah buat ditaklukkan asalkan "Kau Percaya Nak". Seseorang tu adalah Papa. 31 Januari 2013 papa meninggalkan kami untuk selama-lamanya. Hal yang paling menyedihkan dalam hidupku. Papa sebagai tempat aku mengaduh dan berkeluh kesah. Papa yang selalu memarahi ku ketika aku salah, Papa yang selalu memeberikan ku nasehat setiap harinya. Kini papa telah tiada, tepat pada pukul 06.15 WIB tanggal 31 Januari 2013 Papa mengehembuskan nafas terakhirnya dan kembali menghadap Sang Maha Pencipta. Penghujung bulan yang penuh dengan kedukaan. Dan seketika akupun kehilangan tonggak dimana aku tempat aku berpegang dan menulis semua keluh kesahku. Semeseter ini aku jalankan jauh dari atas nama ngedrop.
Itulah dua alasan semester ini aku tak bisa berbuat apa-apa. Seperti status yang ku tuils di Facebook dan twitter. "Good Job, nilai yang keluar antah berantah. . . Yah sudahlah biarkan sajalah lagi. . .". Mungkin saat sekarang ini aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri. Dua alasan yang dijabarkan diatas bisa jadi hanya sebuah kesalahan, aku yang terlalu bergantung pada orang lain. Aku yang terlalu bergantung atas semua semangat dan motivasi yang diberikan. Aku yang masih terlalu bergantung dari semua perhatian yang ada. Yah,,, semua itu salah ku, dua alasan diatas tidak bisa sebagai acuan atas semua hal yang aku rasakan pada semester ini. Aku yang masih terlalu bodoh dan kekanak-kanakan untuk menerima semua hal ini. Yah,,, ini lah aku yang tak tau harus mengerjakan apa-apa atas semua yang telah aku perbuat.
Mungkin pada saat sekarang ini yang aku butuhkan hanya sebuah pelukan yang mampu menenangkan aku saat ini. Aku hanya butuh itu tidak lebih.
:'(
Hari ini kumpul sama keluarga kecil ku DAGRI ASIK. Yah,,, hari yang cukup indah untuk dilalui hari ini. Banyak hal yang dapat menghibur dari reunian tadi. Ketawa ketiwi sampai kita gak mengacuhkan orang-orang disekitar kita. Dari tempat makan hingga pantai kita lalui dengan kebahagiaan. Namun suatu ketika pembicaraan mengarah ke hal-hal nilai semester ini akupun langsung tertegun diam.
Yah,,, inilah permasalahannya hal yang dulu yang aku takutkan tiba-tiba terjadi lagi sekarang. Nilai anjlok dan hasilnya ngedrop. Hmmm,,, aku tak tau lagi harus bagaimana. Dulu karena berakhirnya suatau hubunganku dengan seseorang yang tersayang. Jadi langsung berimbas kepada akademik yang aku jalankan.
Sekarang ??? Semester ini sangat berat sekali aku lalui, bahkan lebih berat dari apa yang aku bayangkan sebelumnya. Aku kehilangan semangat dari orang-orang yang selalu menyemangatiku. Aku kehilangan kekuatan untuk tetap bangkit dan bisa menyelesaikan semua ini.
Emang kamu kehilangan siapa Dan sampai kamu seperti itu ? (*bertanya pada diri sendiri).
Semester ini aku kehilangan banyak hal yang ada dalam hidupku. Terutama karena "dua alasan". Pertama, aku kehilangan perhatian dan semangat dari seorang kekasih hati. Yah bisa disebut dengan pacarku yang sekarang. Mungkin aku kehilangan itu, semenjak aku tidak tau kapan aku harus melakukan "komunikasi" sama dia. Disaat komunikasi itu menjadi masalah yang sangat rentan pada saat sekarang ini. Aku kehilangan semua itu, dulu ketika aku lagi drop dia yang selalu membangkitkan rasa pesimis aku menjadi optimis. Dia yang selalu nge~bawelin aku buat ini itu sehingga semenjak aku sama dia nilai ku terus beranjak naik dengan hasil yang bisa dibilang puas. Namun kenyataannya sekarang, semester ini harapan aku sirna. Dan alhasil nilai ku jauh banget jebloknya pada semester ini.
Kedua, aku kehilangan seseorang yang selalu membuat aku kuat dan tegar, seseorang yang selalu menjadi motivasiku kalau dunia itu sangat mudah buat ditaklukkan asalkan "Kau Percaya Nak". Seseorang tu adalah Papa. 31 Januari 2013 papa meninggalkan kami untuk selama-lamanya. Hal yang paling menyedihkan dalam hidupku. Papa sebagai tempat aku mengaduh dan berkeluh kesah. Papa yang selalu memarahi ku ketika aku salah, Papa yang selalu memeberikan ku nasehat setiap harinya. Kini papa telah tiada, tepat pada pukul 06.15 WIB tanggal 31 Januari 2013 Papa mengehembuskan nafas terakhirnya dan kembali menghadap Sang Maha Pencipta. Penghujung bulan yang penuh dengan kedukaan. Dan seketika akupun kehilangan tonggak dimana aku tempat aku berpegang dan menulis semua keluh kesahku. Semeseter ini aku jalankan jauh dari atas nama ngedrop.
Itulah dua alasan semester ini aku tak bisa berbuat apa-apa. Seperti status yang ku tuils di Facebook dan twitter. "Good Job, nilai yang keluar antah berantah. . . Yah sudahlah biarkan sajalah lagi. . .". Mungkin saat sekarang ini aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri. Dua alasan yang dijabarkan diatas bisa jadi hanya sebuah kesalahan, aku yang terlalu bergantung pada orang lain. Aku yang terlalu bergantung atas semua semangat dan motivasi yang diberikan. Aku yang masih terlalu bergantung dari semua perhatian yang ada. Yah,,, semua itu salah ku, dua alasan diatas tidak bisa sebagai acuan atas semua hal yang aku rasakan pada semester ini. Aku yang masih terlalu bodoh dan kekanak-kanakan untuk menerima semua hal ini. Yah,,, ini lah aku yang tak tau harus mengerjakan apa-apa atas semua yang telah aku perbuat.
Mungkin pada saat sekarang ini yang aku butuhkan hanya sebuah pelukan yang mampu menenangkan aku saat ini. Aku hanya butuh itu tidak lebih.
:'(
Sabtu, 25 Mei 2013
Last Child - Ayah
Ayah, Lihatlah diriku kini
Yang terkucilkan karena
Tak ada lagi dirimu
Semua jauh berbeda ku rasakan
Saat semua melupakanku. . .
Seandainya
Kau masih disampingku
Tak kan ku mengeluh
Tak kan ku berkecil hati
Saat mereka tak menghargai
Sekuat jiwa
Yang menahan lelah
Saat ku tersesat
Tanpa bimbinganmu
Ayah, seandainya kau ada
Yang terkucilkan karena
Tak ada lagi dirimu
Semua jauh berbeda ku rasakan
Saat semua melupakanku. . .
Seandainya
Kau masih disampingku
Tak kan ku mengeluh
Tak kan ku berkecil hati
Saat mereka tak menghargai
Sekuat jiwa
Yang menahan lelah
Saat ku tersesat
Tanpa bimbinganmu
Ayah, seandainya kau ada
Senin, 20 Mei 2013
merindukan "KITA" yang dulu
Aku
tak tahu apa yang harus kuucapkan, dan aku tak tahu bagaimana nada yang benar
saat aku menyampaikan hal ini-
Apa
kabar kamu hari ini ? Segala kesibukanmu berjalan dengan lancar kan ?
Hati-hati, cuaca sedang buruk, terlebih lagi kamu mudah terserang flu atau
demam. Sepi tidak di sana ? Ah, iya, aku sudah jarang mengirimimu pesan
sepanjang yang pernah kulakukan dulu. Handphonmu pasti terlihat lebih tenang,
ya ? Kamu suka itu ? Sepertinya ini lebih dewasa, tapi asal kamu tahu aku
selalu menulisnya dengan menghapus dan mengetiknya ulang beberapa kali untuk
memperpendek pesanku. Kamu tak butuh sakit, jadi, yah kamu sudah hafal kan apa
yang akan kukatakan dalam topik ini ? Aku rasa aku tak perlu mengingatkanmu
terlalu banyak.
Aku
baik-baik saja, aku selalu menjadi kekasih terbaikmu entah kamu melihatnya atau
tidak. Entah kamu menghargainya atau tidak. Oh iya, ngomong-ngomong besok
anniversary kita ya ? Sudah, jangan kau paksakan dirimu untuk menyiapkan
sesuatu, karena akupun di sini tak menyiapkan suatu apapun untuk kuharapkan.
Aku sedang sibuk beradaptasi dengan diriku yang baru, yang mungkin ini lebih
membuatmu tenang dan tak terusik. Semoga saja.
Masalah
aku rindu padamu atau tidak, itu bukan hal rahasia yang harus kau cari tahu.
Tapi jika kau tak mengetahuinya, tenang saja, aku tak akan mengecapmu dengan
predikat kurang peka, toh nanti aku pasti akan secara otomatis mengirimimu
pesan yang berisikan bahwa aku rindu padamu. Tak usah memaksa untuk jadi lebih
peka. Aku cukup tahu diri dengan kondisi kita yang menyulitkan kita bahkan
untuk sekadar berbalas pesan.
Kenapa
? Kau merasa ada yang salah ya di sini ? Tidak, tidak ada, ini tetap aku, kok.
Siapa aku yang kau kenal beberapa lama yang lalu, hanya saja kali ini dengan
adaptasi yang berbeda, yang kusesuaikan dengan bagaimana dan siapa kamu
sekarang. Kalau aku berhasil, dan kau menyukainya, beritahu aku, ya.
Ingat
saja satu hal, aku selalu mencintaimu dengan cara yang kamu tahu. Kamu
mengenalku dengan sangat baik, jika kamu merasa aku memaksakan diriku untuk
bersikap seperti ini, aku tak bisa menyalahkan anggapanmu, karena kamu terlalu
tahu apa adanya aku.
Terlepas
dari apa yang sudah terjadi dan merubah keadaan kita, aku hanya ingin kembali
ke masa lalu sebentar saja untuk mengumpulkan kekuatan dan semangatku, karena
semua ini terlalu berbeda dari siapa kita sebelumnya.
Jumat, 10 Mei 2013
100 HARI~NYA PAPA
Jum'at, 10 Mei 2013, tepat pada hari ini sudah 100 hari papa meninggalkan kami semua. Dan hingga saat ini air mata itu masih saja menetes ketika teringat semua hal tentang papa. Waktu terlalu cepat berlalu untuk mengambil semua kebahagiaan kami secara bersama. Sampai sekarang aku masih tidak percaya bahwa papa itu udah gak ada. Tapi bagaimanapun aku dan kami sekeluarga harus mengikhlaskan itu semua. Karna Tuhan ternyata lebih sayang sama papa. Yah,,, Tuhan sayang sama papa jadi buat apa aku bersedih....
Sedih ?
Memang, aku sebagai manusia biasa terkadang susah buat menyadari itu semua. Aku adalah orang yang terlalu bergantung akan keberadaan papa. Aku masih ingat setiap pagi selalu dapat nasehat ini itu dan terkadang tiap malam sering bercerita tentang apapun sehinnga aku dapat masukan dan kritikan yang buat aku itu sangat membangun sekali. Yah,, hal yang masih aku kangen kan dari papa adalah aku dan papa selalu keluar malam-malam cuma buat cari makanan dan cerita tentang banyak hal.
Pa,,, gimana keadaan papa disana ?
Aku mau bercerita sedikit. Semoga papa dengar apa yang aku rasakan dan membantu dari alam sana. Pa, anakmu ini kangen banget sama papa. Kangen semua nasehat, masukan dan kritikan yang selalu papa bilang. Aku masih menyimpan semuanya itu Pa. Tapi sayang,, aku masih belum bisa membuat papa bangga disana. Aku yang mau bertambah umur menjadi 23 tahun merasa masih sangat kekanak-kanakan sekali. Sangat susah sekali untuk terlepas dari bergantung pada papa. Aku belum bisa apa-apa, masih belum bisa mandiri dengan semua ini.
Pa,, terkadang aku merasa masih belum bisa untuk menerima semua ini. Sulit untuk menjadi tulang punggung keluarga. Aku masih belum bisa bagi waktu ku sehingga semuanya mengecawakan papa disana. Yah,, aku masih sangat manja akan semua kasih sayang papa. Maafkan anakmu ini pa yang masih bikin papa kecewa.
Tapi aku akan janji akan berusaha untuk terus agar papa bisa tersenyum bangga sama aku disana...
Doakan anakmu disini yah pa agar berguna kelak dan bisa buat papa, mama dan adek bangga atas semua yang aku capai...
Aku sudah gak tau lagi harus bercerita apa..
Sudah tidak tau lagi berapa banyak air mata yang keluar dalam menuliskan ini...
Aku berharap kita bisa berkumpul lagi Pa...
Kita semua sekeluarga bisa berkumpul lagi di dalam Surga~Nya...
Padang, 10 Mei 2013
*100 hari setelah kepergian Papa
Sedih ?
Memang, aku sebagai manusia biasa terkadang susah buat menyadari itu semua. Aku adalah orang yang terlalu bergantung akan keberadaan papa. Aku masih ingat setiap pagi selalu dapat nasehat ini itu dan terkadang tiap malam sering bercerita tentang apapun sehinnga aku dapat masukan dan kritikan yang buat aku itu sangat membangun sekali. Yah,, hal yang masih aku kangen kan dari papa adalah aku dan papa selalu keluar malam-malam cuma buat cari makanan dan cerita tentang banyak hal.
Pa,,, gimana keadaan papa disana ?
Aku mau bercerita sedikit. Semoga papa dengar apa yang aku rasakan dan membantu dari alam sana. Pa, anakmu ini kangen banget sama papa. Kangen semua nasehat, masukan dan kritikan yang selalu papa bilang. Aku masih menyimpan semuanya itu Pa. Tapi sayang,, aku masih belum bisa membuat papa bangga disana. Aku yang mau bertambah umur menjadi 23 tahun merasa masih sangat kekanak-kanakan sekali. Sangat susah sekali untuk terlepas dari bergantung pada papa. Aku belum bisa apa-apa, masih belum bisa mandiri dengan semua ini.
Pa,, terkadang aku merasa masih belum bisa untuk menerima semua ini. Sulit untuk menjadi tulang punggung keluarga. Aku masih belum bisa bagi waktu ku sehingga semuanya mengecawakan papa disana. Yah,, aku masih sangat manja akan semua kasih sayang papa. Maafkan anakmu ini pa yang masih bikin papa kecewa.
Tapi aku akan janji akan berusaha untuk terus agar papa bisa tersenyum bangga sama aku disana...
Doakan anakmu disini yah pa agar berguna kelak dan bisa buat papa, mama dan adek bangga atas semua yang aku capai...
Ya Rabb,, sampaikan salam kangen ku sama papa...
Jadikan kuburannya sebagai taman surga yang indah dan harum...
Dan jadikanlah papa termasuk golongan orang-orang yang beriman...
Aku sudah gak tau lagi harus bercerita apa..
Sudah tidak tau lagi berapa banyak air mata yang keluar dalam menuliskan ini...
Aku berharap kita bisa berkumpul lagi Pa...
Kita semua sekeluarga bisa berkumpul lagi di dalam Surga~Nya...
Padang, 10 Mei 2013
*100 hari setelah kepergian Papa
Rabu, 08 Mei 2013
Malam tanpa bintang...
Malam yang pekat...
Malam tanpa bintang...
Sepi dan Sunyi...
Kekosongan merongrong dalam kegelapan....
Hati menjerit seperti setan yang terbakar...
Malam tanpa bintang...
Aku hanya terpaku pada suatu lamunan...
Hanya memikirkan kekosongan...
Hingar bingar seperti pasar pun tak pernah ku acuhkan....
Malam tanpa bintang...
Seperti tak ada indahnya sama sekali...
Hitam pekat tanpada hiasan...
Sama seperti jiwa yang terduduk disudut tak berujung...
Malam tanpa bintang...
Yah,, hanya kesunyian yang mengisi jiwa, hati dan pikiran ini...
*terpaku melihat langit malam ini
Malam tanpa bintang...
Sepi dan Sunyi...
Kekosongan merongrong dalam kegelapan....
Hati menjerit seperti setan yang terbakar...
Malam tanpa bintang...
Aku hanya terpaku pada suatu lamunan...
Hanya memikirkan kekosongan...
Hingar bingar seperti pasar pun tak pernah ku acuhkan....
Malam tanpa bintang...
Seperti tak ada indahnya sama sekali...
Hitam pekat tanpada hiasan...
Sama seperti jiwa yang terduduk disudut tak berujung...
Malam tanpa bintang...
Yah,, hanya kesunyian yang mengisi jiwa, hati dan pikiran ini...
*terpaku melihat langit malam ini
Minggu, 28 April 2013
Happy 2nd Anniversary
Sebenarnya tulisan ini ingin aku tulis pada tanggal 21 April 2013, tapi karena berbagai hal yang gak bisa dingkapkan maka dari itu tulisan ini bisa dicurahkan pada hari ini.
Seperti judul postingan in,, ternyata aku dan dia sudah 2 tahun sudah menjalin hubungan ini.. Aku gak tau apa aku harus bangga, senang, sedih, marah, bahagia, aku pun tak pernah mengetahui itu semua.
Setahun pertama hubungan kami dijalani dengan manis dan malah aku senang banget pada waktu itu, namun di tahun kedua kami menjalin hubungan ini ada terasa hal yang berat buat menjalani ini semua. Berbagai konflik pun terjadi diantara kami, mungkin hal ini dikarenakan hubungan LDR (Long Distance Relationship) atau dalam Bahasa Indonesianya hubungan jarak jauh. Satu tahun belakangan ini masalah KOMUNIKASI diantara kami sangat rentan. Aku gak pernah tau bagaimana ini bisa terjadi dan harus bagaimana lagi utnuk menyelesaikannya.
Sampai sekarangpun aku hanya bisa bertahan dengan keadaan ini... Komunikasi yang sudah tidak seperti dulu lagi. Dan juga harus mengerti dengan dia dan keadaan ini. Karena aku gak mau semuanya berakhir begitu saja.
Sekian
*Dari seseorang yang merindukan KITA yang dahulu
Sabtu, 23 Maret 2013
Masalah Selesai :)
fiuuuuhh... Fuuuhh... Hufff....
Ini bukan keluhan tapi pembersihan ruang-ruang blog yang telah lama tak terjamah oleh hati dan pemikiran. Jadi banyak debu dan sarang laba-labanya pemirsah-pemirsah. Hehehehe :)
Okeh,,, Tulisan kali ini tentang suatu masalah antara aku dengan seseorang yang sudah aku anggap adek, saudara, teman dekat, ato apalah namanya. Yah begitulah, Masalah ini terjadi pada saat kami pulang dari upgreding... Yah,, begitulah ceritanya Seorang yang keras kepala ketemu dengan seorang yang kelas juga ujung-ujungnya yah saling mempunyai keinginan masing dengan kualitas egonya masing-masing juga.
Yah, beginilah karakter manusia... Semua tergantung orang yang mempertahankan karakternya teresebut... Tiga hari aku mencoba untuk instropeksi diri... Apa yang telah aku lakukan ??? Apakah yang aku lakukan kali ini salah ??? Apakah aku yang terlalu egois ??? Semuanya berkecamuk dalam pikiranku... Namun setelah itu aku berpikir kalau seperti ini terus kita gak akan pernah selesai jika salah satu dari kita gak ada yang mengalah dan mempertahankan argumen masing-masing.
Dan kemaren sebelum Jum'at kami pun ketemu dan duduk di salah satu mini market di Pasar Baru. Kami membicarakan banyak hal walawpu sangat berat untuk memulai pembicaraannya.. Dia pun tetap diam dan terus menunggu sampai aku bicara.. Dan akhirnya akupun berbicara dan mempertanyakan apa yang menjadi permasalahan yang timbul dalam benakku. Dan dia menjawabnya, aku gak tau apakah itu terkesan seperti pembelaan. Tapi yah itulah yang terjadi, aku gak mau memperpanjang masalah ini lagi dan segera saja untuk menyelesaikannya...
Dan aku pun meminta atas apa yang harus aku perbaiki, katanya aku harus ini itu... (hehehe,,, maaf gak nyebutin karna terkesan pribadi sepertinya :P ) Okeh aku pun menerima masukan-masukan yang iya berikan.. Karna akan lebih baik seperti itu daripada mempertahankan keegoisan yang dimiliki dan masalah pun selesai...
Dan dia juga pernah kesal sama saya pada bulan Februari, awalnya dia gak mau nyebutin sampai saya memaksa dan membujuk dia untuk mengatakan dia kesal karna apa.. Karna bagiku aneh rasanya pada bulan tersebut kita juga jrang ketemu dan dia tiba-tiba aja kesal.. Dengan pemaksaan, bujukan dan kesabaran dan menarik-narik tangannya (Kek anak kecil aja ^_^) dan dia pun akhirnya mengatakannya juga setelah tenggat waktu yang diberikannya (penungguan yang gak sia-sia).
*dalam cerita ini ada banyak hal yang disampaikan tapi gak semuanya terekspose karna takut akan pemikiran-pemikiran hal yang aneh aja nantinya.
Harapannya kejadian ini tak terulang lagi dan aku dan dia bisa bergaul dan berteman seperti semula..
Dan masalaha kamipun selesai.. :)
Ini bukan keluhan tapi pembersihan ruang-ruang blog yang telah lama tak terjamah oleh hati dan pemikiran. Jadi banyak debu dan sarang laba-labanya pemirsah-pemirsah. Hehehehe :)
Okeh,,, Tulisan kali ini tentang suatu masalah antara aku dengan seseorang yang sudah aku anggap adek, saudara, teman dekat, ato apalah namanya. Yah begitulah, Masalah ini terjadi pada saat kami pulang dari upgreding... Yah,, begitulah ceritanya Seorang yang keras kepala ketemu dengan seorang yang kelas juga ujung-ujungnya yah saling mempunyai keinginan masing dengan kualitas egonya masing-masing juga.
Yah, beginilah karakter manusia... Semua tergantung orang yang mempertahankan karakternya teresebut... Tiga hari aku mencoba untuk instropeksi diri... Apa yang telah aku lakukan ??? Apakah yang aku lakukan kali ini salah ??? Apakah aku yang terlalu egois ??? Semuanya berkecamuk dalam pikiranku... Namun setelah itu aku berpikir kalau seperti ini terus kita gak akan pernah selesai jika salah satu dari kita gak ada yang mengalah dan mempertahankan argumen masing-masing.
Dan kemaren sebelum Jum'at kami pun ketemu dan duduk di salah satu mini market di Pasar Baru. Kami membicarakan banyak hal walawpu sangat berat untuk memulai pembicaraannya.. Dia pun tetap diam dan terus menunggu sampai aku bicara.. Dan akhirnya akupun berbicara dan mempertanyakan apa yang menjadi permasalahan yang timbul dalam benakku. Dan dia menjawabnya, aku gak tau apakah itu terkesan seperti pembelaan. Tapi yah itulah yang terjadi, aku gak mau memperpanjang masalah ini lagi dan segera saja untuk menyelesaikannya...
Dan aku pun meminta atas apa yang harus aku perbaiki, katanya aku harus ini itu... (hehehe,,, maaf gak nyebutin karna terkesan pribadi sepertinya :P ) Okeh aku pun menerima masukan-masukan yang iya berikan.. Karna akan lebih baik seperti itu daripada mempertahankan keegoisan yang dimiliki dan masalah pun selesai...
Dan dia juga pernah kesal sama saya pada bulan Februari, awalnya dia gak mau nyebutin sampai saya memaksa dan membujuk dia untuk mengatakan dia kesal karna apa.. Karna bagiku aneh rasanya pada bulan tersebut kita juga jrang ketemu dan dia tiba-tiba aja kesal.. Dengan pemaksaan, bujukan dan kesabaran dan menarik-narik tangannya (Kek anak kecil aja ^_^) dan dia pun akhirnya mengatakannya juga setelah tenggat waktu yang diberikannya (penungguan yang gak sia-sia).
*dalam cerita ini ada banyak hal yang disampaikan tapi gak semuanya terekspose karna takut akan pemikiran-pemikiran hal yang aneh aja nantinya.
Harapannya kejadian ini tak terulang lagi dan aku dan dia bisa bergaul dan berteman seperti semula..
Dan masalaha kamipun selesai.. :)
Jumat, 29 Juni 2012
........................
Tak pelak aku mengerti dengan apa yang terjadi... Semua bagiku sungguh rumit dengan tanggung jawab ini... Hidupku serasa dikekang oleh keadaan yang terjadi menimpaku saat ini... Semuanya solah-olah menyalahkanku dan aku menyalahkan keadaan ini... Aku tak mengerti dengan jalan hidup yang aku lewati saat ini... Semuanya berbeda, jauh dari apa yang aku harapkan...
Satu kata yang bisa aku lukiskan saat ini, "SURAM" . KAta yang tak pernah aku harapkan itu muncul dengan berjalannya keadaan yang aku rasakan... Mengerti atau tidak ak harus menjalani ini semua... Baik itu pahit ataupun manis...
Satu kata yang bisa aku lukiskan saat ini, "SURAM" . KAta yang tak pernah aku harapkan itu muncul dengan berjalannya keadaan yang aku rasakan... Mengerti atau tidak ak harus menjalani ini semua... Baik itu pahit ataupun manis...
Rabu, 07 Maret 2012
Hujan Yang Penuh Dengan Kenangan
Hujan...
Anugrah Tuhan yang tak pernah ternilai harganya...
Cuaca yang seperti ini,,, banyak kenangan yang terukir didalamnyua...
Indah tapi kadang penuh dengan air mata...
Yah,, menurutku hanya kenangan yang takkan pernah tergantikan...
Masa dimana aku dan mereka dalam satu kebersamaan...
Aku kangen dan ingin kembali pada masa itu...
Masa dimana aku bisa tertawa lepas dan menangis tanpa beban....
Masa dimana aku merasa mudah menjalani hidup ini...
Yah,,, sekarang hanya kenangan...
Aku han
Hujan yang penuh berarti...
Hujan yang penuh dengan kenangan...
:')
Anugrah Tuhan yang tak pernah ternilai harganya...
Cuaca yang seperti ini,,, banyak kenangan yang terukir didalamnyua...
Indah tapi kadang penuh dengan air mata...
Yah,, menurutku hanya kenangan yang takkan pernah tergantikan...
Masa dimana aku dan mereka dalam satu kebersamaan...
Aku kangen dan ingin kembali pada masa itu...
Masa dimana aku bisa tertawa lepas dan menangis tanpa beban....
Masa dimana aku merasa mudah menjalani hidup ini...
Yah,,, sekarang hanya kenangan...
Aku han
Hujan yang penuh berarti...
Hujan yang penuh dengan kenangan...
:')
Rabu, 04 Januari 2012
Catatan di Tahun 2011
Hmmmm,,, setelah mengenang kejadian-kejadian di Tahun 2011 ternyata kehidupan saya berwarna di tahun tersebut... Berikut saya akan bercerita orang-orang yang telah berpengaruh di kehidupan saya di Tahun 2011...
Ini Adalah keluarga ku... Yah ada Mama, Papa, dan adekku (Fifi Fitri Yanti) yang sangat yang aku sayangi... Tanpa mereka aku mungkin gak semangat di dunia ini.... Mereka sebagai motivatorku dalam menjalani kehidupan... Bagaimanapun mereka lah yang selalu bisa bikin aku tersenyum dan mereka tidak pernah tergantikan dalam hidupku...
Nah kalau yang ini adalah cewek gue... Gimana chaqep gak..??? Hehehhehe....
Namanya Ika Andika... Kita jadian pas di tahun 2011 juga tepatnya tanggal 21 April 2011... Sekarang udah berjalan hampir 9 bulan... hahahha.. udah kek orang hamil aja yak 9 bulan... Tapi itulah dia.... Seseorang yang mengisi ruang hatiku yang lain... Sifatnya yang bs dibilang keras kepala tapi segala usaha ku aku bisa juga meluluhkan keras kepalanya sedikit demi sedikit... Hahahha.. Udah kek apa yah aku ini...
Yah itulah dia,, orang yang aku sayang dan mungkin udah bisa dibilang sayang banget... Dia salah satu motivator dalam kehidupanku....
Ini foto kami bedua... Gimana ??? serasi gak...??? hehhhee...
HArapan ke depannya semoga hubungan kami ini baik lagi ke depannya.. Tetap berharap sama Tuhan kalu kita bs dipersatukan suatu saat nantiii... :')
Nah,,, yang ini namanya Rahmi Chairina... Saya biasa panggil diana dengan Bundo... hahahha... masalahnya sifat keibuan itu ada pada dirinya.... Aku kenal dia semenjak tahun 2009 yang lalu pada saat BAKSOS BEM KM UNAND ke Pariaman tapi ntah kenapa kita dekatnya udah di tahun 2011 ini yakni bs dikatakan pada acara ACE (Andalas Creatifity Event)... Nah disini awal cerita kedekatan kami dan awal saya panggil beliau itu bundo.. hahahah... Orangnya bisa kelihatan dewasa tapi sebenarnya jauh di dalam dirinya itu tersimpan sifat kekanak-kanakannya... Tapi satu hal yang aku salutin dari dia,,, sifat ketegaran
dia dalam menghadapi suatu masalah.,...
Saya juga saluut ama dia karna feelingnya hebat sekali kalau saya lagi dalam masalah dia bs tau... Gak tau tuh anak pake ilmu apa... hehehehhe.. Tapi yang pasti... dia salah satu pemberi warna dalah hidup ku di tahun 2011 kemaren... :D
Nah,,, ini anak bernama Rezie Agustina... Aku biasanya manggil dia dedek... Kalo lg bercandanya bs dipanggil Atem alias Adek Tembem... hahhaha.... Kita kenalnya pas jadi kepanitiaan ACE yang dia juga teman dekatnya si bundo tepatnya pada tahun 2011 juga.... Gak tau kenapa dengan jalannya waktu aku lebih sering curhat ke dia daripada si bundo.. Padahal udah kenal bundo dulu daripada dia....*maaf yah bundo... ^_^
Sifatnya yang kekanak-kanakan tapi dibalik itu semua dia bisa lebih dewasa dasri sifat yang aslinya... Dia paling sering marahin aku ini itu dan ngelarang aku ini itu... Aku juga dah anggap dia adek angkat aku sendiri...
Nah kalau ini namanya Susi Handayani dan biasa dipanggil dengan Chypang... Kita satu jurusan dan satu kelas... Dia juga aku anggap adek sendiri... Kenal sejak 2009 tapi dekatnya dah 2011 ini... Kita dekatnya sejak dia jadi sekretaris aku yang pada saat itu aku menjadi ketuanya dalam acara jurusan yakni COFFEE (Communication Fun Family Everlasting Event)... Disini dia yang selalu membuat aku mampu untuk tetap berdiri walupun itu sulit... Ketegarannya menghadapi masalah memeberikan aku motivasi... YAh begitulah dia,,, sikapnya tergadang cuek banget tapi dibalik itu perhatian....
NAh yang ini namanya Ilham Shani.... Dia sahabatku aku semenjadk dia SMA... Dia merupakan soulmate yg tak tergantikan... Sekarang dia di ACEH kerja tapi kita masih sering-telpon-telponan kok....
Semoga betah disana yah sob :)
Nah ini satu lagi sahabt saya semenjak SMA namanya Venny Ismely bs dpanggil veni... Dia sudah dianggap oleh orang tuaku sendiri... Dia adalah sahabtku paling kocak yang pernah ada.... Makasih buat semua kritikan dan masukannya yah sob... :)
Kalau yang ini namanya Ade wandika dan dipanggil dengan Ade... Dia adalah sobat ku yang paling kocak dan bisa dibilang Narziz... Hahahhaha.. *Peace De... ^^
Kita kenal semenjak ESQ dulunya sewaktu masih jadi mahasiswa baru dulu alias botak-botaknya... Kalau diingat-ingat lucu juga yah de... :D
Kalau yang ini namnya Fifi Puryanti mirip namanya dengan adek ku... Bisa dipanggil fifi .... Dia bisa dibilang sahabatku yg paling sombong.. hahahha.. Kita kenal sejak ospek di jurusan Sastra Inggris dulu sebelum aku berpindah ke jurusan Ilmu Komunikasi... Tapi walawpun sombong tapi dia peduli kok ama aku.... :)
Nah,,, kalau yg ini Namannya Fredina Monita dan dipanggil dengan Mona....
Ini anak bs dipanggi sobat yang paling baawel diselurh jagad raya... Handeeeehhh... KAdang-kadang aku sendiri sampai pusing ngadapin anak yg satu ini kek gimana...Tapi dengan kebawelannya itu dia peduli banget orangnya...
Dan akhir tahun ku di tutup dengan merayakan Tahun Baru bareng keluarga ku yang berada di Palembang... Bisa menjadi tahun 2011 menjadi kenangan terindah yang pernah ada dan harapannya Ditahun selanjutny akan semakin banyak kenangan yang indah nya...
NB : Mereka dia atas adalah orang-orang yang bisa berpengaruh dalam kehidupan ku....
Mereka yg selalu menjadi motivator dalam kehidupanku...
Terimakasih atas kenangan di 2011 nya dan sampai kapan pun kalain akakn tetap selalu ada di hatiku... ^_^
Ini Adalah keluarga ku... Yah ada Mama, Papa, dan adekku (Fifi Fitri Yanti) yang sangat yang aku sayangi... Tanpa mereka aku mungkin gak semangat di dunia ini.... Mereka sebagai motivatorku dalam menjalani kehidupan... Bagaimanapun mereka lah yang selalu bisa bikin aku tersenyum dan mereka tidak pernah tergantikan dalam hidupku...
Nah kalau yang ini adalah cewek gue... Gimana chaqep gak..??? Hehehhehe....
Namanya Ika Andika... Kita jadian pas di tahun 2011 juga tepatnya tanggal 21 April 2011... Sekarang udah berjalan hampir 9 bulan... hahahha.. udah kek orang hamil aja yak 9 bulan... Tapi itulah dia.... Seseorang yang mengisi ruang hatiku yang lain... Sifatnya yang bs dibilang keras kepala tapi segala usaha ku aku bisa juga meluluhkan keras kepalanya sedikit demi sedikit... Hahahha.. Udah kek apa yah aku ini...
Yah itulah dia,, orang yang aku sayang dan mungkin udah bisa dibilang sayang banget... Dia salah satu motivator dalam kehidupanku....
Ini foto kami bedua... Gimana ??? serasi gak...??? hehhhee...
HArapan ke depannya semoga hubungan kami ini baik lagi ke depannya.. Tetap berharap sama Tuhan kalu kita bs dipersatukan suatu saat nantiii... :')
Nah,,, yang ini namanya Rahmi Chairina... Saya biasa panggil diana dengan Bundo... hahahha... masalahnya sifat keibuan itu ada pada dirinya.... Aku kenal dia semenjak tahun 2009 yang lalu pada saat BAKSOS BEM KM UNAND ke Pariaman tapi ntah kenapa kita dekatnya udah di tahun 2011 ini yakni bs dikatakan pada acara ACE (Andalas Creatifity Event)... Nah disini awal cerita kedekatan kami dan awal saya panggil beliau itu bundo.. hahahah... Orangnya bisa kelihatan dewasa tapi sebenarnya jauh di dalam dirinya itu tersimpan sifat kekanak-kanakannya... Tapi satu hal yang aku salutin dari dia,,, sifat ketegaran
dia dalam menghadapi suatu masalah.,...
Saya juga saluut ama dia karna feelingnya hebat sekali kalau saya lagi dalam masalah dia bs tau... Gak tau tuh anak pake ilmu apa... hehehehhe.. Tapi yang pasti... dia salah satu pemberi warna dalah hidup ku di tahun 2011 kemaren... :D
Nah,,, ini anak bernama Rezie Agustina... Aku biasanya manggil dia dedek... Kalo lg bercandanya bs dipanggil Atem alias Adek Tembem... hahhaha.... Kita kenalnya pas jadi kepanitiaan ACE yang dia juga teman dekatnya si bundo tepatnya pada tahun 2011 juga.... Gak tau kenapa dengan jalannya waktu aku lebih sering curhat ke dia daripada si bundo.. Padahal udah kenal bundo dulu daripada dia....*maaf yah bundo... ^_^
Sifatnya yang kekanak-kanakan tapi dibalik itu semua dia bisa lebih dewasa dasri sifat yang aslinya... Dia paling sering marahin aku ini itu dan ngelarang aku ini itu... Aku juga dah anggap dia adek angkat aku sendiri...
Nah kalau ini namanya Susi Handayani dan biasa dipanggil dengan Chypang... Kita satu jurusan dan satu kelas... Dia juga aku anggap adek sendiri... Kenal sejak 2009 tapi dekatnya dah 2011 ini... Kita dekatnya sejak dia jadi sekretaris aku yang pada saat itu aku menjadi ketuanya dalam acara jurusan yakni COFFEE (Communication Fun Family Everlasting Event)... Disini dia yang selalu membuat aku mampu untuk tetap berdiri walupun itu sulit... Ketegarannya menghadapi masalah memeberikan aku motivasi... YAh begitulah dia,,, sikapnya tergadang cuek banget tapi dibalik itu perhatian....
NAh yang ini namanya Ilham Shani.... Dia sahabatku aku semenjadk dia SMA... Dia merupakan soulmate yg tak tergantikan... Sekarang dia di ACEH kerja tapi kita masih sering-telpon-telponan kok....
Semoga betah disana yah sob :)
Nah ini satu lagi sahabt saya semenjak SMA namanya Venny Ismely bs dpanggil veni... Dia sudah dianggap oleh orang tuaku sendiri... Dia adalah sahabtku paling kocak yang pernah ada.... Makasih buat semua kritikan dan masukannya yah sob... :)
Kalau yang ini namanya Ade wandika dan dipanggil dengan Ade... Dia adalah sobat ku yang paling kocak dan bisa dibilang Narziz... Hahahhaha.. *Peace De... ^^
Kita kenal semenjak ESQ dulunya sewaktu masih jadi mahasiswa baru dulu alias botak-botaknya... Kalau diingat-ingat lucu juga yah de... :D
Kalau yang ini namnya Fifi Puryanti mirip namanya dengan adek ku... Bisa dipanggil fifi .... Dia bisa dibilang sahabatku yg paling sombong.. hahahha.. Kita kenal sejak ospek di jurusan Sastra Inggris dulu sebelum aku berpindah ke jurusan Ilmu Komunikasi... Tapi walawpun sombong tapi dia peduli kok ama aku.... :)
Nah,,, kalau yg ini Namannya Fredina Monita dan dipanggil dengan Mona....
Ini anak bs dipanggi sobat yang paling baawel diselurh jagad raya... Handeeeehhh... KAdang-kadang aku sendiri sampai pusing ngadapin anak yg satu ini kek gimana...Tapi dengan kebawelannya itu dia peduli banget orangnya...
Dan akhir tahun ku di tutup dengan merayakan Tahun Baru bareng keluarga ku yang berada di Palembang... Bisa menjadi tahun 2011 menjadi kenangan terindah yang pernah ada dan harapannya Ditahun selanjutny akan semakin banyak kenangan yang indah nya...
NB : Mereka dia atas adalah orang-orang yang bisa berpengaruh dalam kehidupan ku....
Mereka yg selalu menjadi motivator dalam kehidupanku...
Terimakasih atas kenangan di 2011 nya dan sampai kapan pun kalain akakn tetap selalu ada di hatiku... ^_^
Kamis, 22 Desember 2011
Sepucuk Surat Buatmu "MAMA"
Hmmmmm,,,, Hari ini Hari ibu yah... 22 Desember disebut orang sebagai hari ibu. Kalau begitu saya ingin menyampaikan sepucuk surat yang ditucukan pada ibu yang tak pernah tergantikan dalam hidupku...
Seorang wanita super yang tiada duanya... dan aku panggil ibu itu dengan sebutan Mama...
Untuk Mamaku tercinta,
Tak ada kata yg bisa melukiskan semua kebaikan, kesabaran, dan kasih sayang Mama yang begitu besar padaku... Ma... apa Mama tahu? Mama adalah ibu yang paling hebat. That's why I've called you 'SUPER
MOM'.
Apa Mama tahu? Terkadang aku ingin menyombongkan diri kalau aku punya ibu seperti Ibu.
Aku ingin bilang 'Tidak ada Mama yg seperti Mamaku. Aku bangga padamu Ma.
Ma...
Maaf, jika sampai saat ini aku masih belum bisa membuatmu bahagia dan bangga padaku.
Tapi, sungguh,, Aku ingin membuatmu bahagia. Aku ingin membuatmu bangga padaku.
Aku selalu berdoa semoga ketika aku menjadi seseorang yang bisa membuatmu bahagia
dan bangga, Mama masih berada bersamaku. Aku selalu berdoa semoga ALLAH memberi
Mama panjang umur dan kesehatan agar Mama bisa melihatku menikah, menjadi seorang ayah, dan bahkan
sampai mama memiliki cucu maupun cicit nantinya.
Amien...
Ma...
"Aku sayang Mama..."
Mungkin kalimat itu tak pernah terucap untukmu dan bisa dibilang jarang disampaikan secara langsung. Tapi,,, sungguh...! Aku sayang Mama.
Ma...
"Terima kasih untuk semuanya..."
Mungkin kata itu saja pasti takkan cukup untuk membalas semua yg telah Kau berikan kepadaku.
Tapi, sungguh! Aku berterima kasih padamu seumur hidupku.
Kau memberiku hidup...
Kau memberiku cinta dan kasih sayangmu...
Kau juga memberiku ilmu...
Kau seorang motivator handal dalam hidupku...
Kau sosok wanita yang tak pernah tergantikan dalam hidupku...
Aku sayang Mama...
Dari anakmu tercinta...
Seorang wanita super yang tiada duanya... dan aku panggil ibu itu dengan sebutan Mama...
Untuk Mamaku tercinta,
Tak ada kata yg bisa melukiskan semua kebaikan, kesabaran, dan kasih sayang Mama yang begitu besar padaku... Ma... apa Mama tahu? Mama adalah ibu yang paling hebat. That's why I've called you 'SUPER
MOM'.
Apa Mama tahu? Terkadang aku ingin menyombongkan diri kalau aku punya ibu seperti Ibu.
Aku ingin bilang 'Tidak ada Mama yg seperti Mamaku. Aku bangga padamu Ma.
Ma...
Maaf, jika sampai saat ini aku masih belum bisa membuatmu bahagia dan bangga padaku.
Tapi, sungguh,, Aku ingin membuatmu bahagia. Aku ingin membuatmu bangga padaku.
Aku selalu berdoa semoga ketika aku menjadi seseorang yang bisa membuatmu bahagia
dan bangga, Mama masih berada bersamaku. Aku selalu berdoa semoga ALLAH memberi
Mama panjang umur dan kesehatan agar Mama bisa melihatku menikah, menjadi seorang ayah, dan bahkan
sampai mama memiliki cucu maupun cicit nantinya.
Amien...
Ma...
"Aku sayang Mama..."
Mungkin kalimat itu tak pernah terucap untukmu dan bisa dibilang jarang disampaikan secara langsung. Tapi,,, sungguh...! Aku sayang Mama.
Ma...
"Terima kasih untuk semuanya..."
Mungkin kata itu saja pasti takkan cukup untuk membalas semua yg telah Kau berikan kepadaku.
Tapi, sungguh! Aku berterima kasih padamu seumur hidupku.
Kau memberiku hidup...
Kau memberiku cinta dan kasih sayangmu...
Kau juga memberiku ilmu...
Kau seorang motivator handal dalam hidupku...
Kau sosok wanita yang tak pernah tergantikan dalam hidupku...
Aku sayang Mama...
Dari anakmu tercinta...
Senin, 24 Oktober 2011
Untuk Segala Hal
Untuk segala hal yang belum kumengerti, tetapi baik bagiku, ya Tuhan…
Kumohonkan kerendahan hati dan keinginan untuk belajar.
Karena aku sadar, aku bukan yang paling tahu.
Tak ada gunanya ‘sotoy’ atau sok tahu…
Karena Engkau yang Maha Tahu…
Untuk segala hal yang pernah menyakitkan hati, melemahkan semangat, dan melukai perasaanku, oh Tuhan…
Kumohonkan hati yang lapang, juga keihklasan untuk mengampuni orang-orang yang telah menyakiti hatiku.
Baik yang disengaja ataupun tidak…
Semua hanya demi kebaikanku.
Karena aku sadar, dengan mengampuni, yang disembuhkan adalah diriku sendiri.
Mungkin sulit bagiku, tetapi dengan rahmat-Mu yang selalu baru, kuyakin kudapati kekuatan untuk lakukan itu…
Untuk segala hal yang mengkhawatirkan,
membawa kecemasan dan ketidakpastian,
terutama yang berhubungan dengan masa depanku…
Aku mau serahkan kepada-Mu, untuk kemudian membangun kembali imanku. Biar Engkau memberikan kekuatan dan harapan baru.
Aku bukan perancang utama hidupku.
Biarlah kehendak-Mu yang jadi dalam hidupku.
Ajarku untuk lakukan yang terbaik dan berharap hanya kepada-Mu
Untuk segala hal yang begitu manis, membahagiakan, dan membawa sukacita…
Biarlah aku menghadiahkan itu semua hanya kepada-Mu
Sebagai perwujudan rasa terima kasihku
Atas seluruh kebaikan-Mu, juga perlindungan-Mu
Sepanjang hidupku…
Untuk segala hal yang terjadi dalam hidupku…
Senangku, susahku, bahagiaku, deritaku…
Untuk setiap tawa riangku, isak tangisku, senyumku, tetesan air mataku…
Untuk segalanya itu, Tuhan…
Aku ingin persembahkan semuanya bagi-Mu…
Karena inilah hidupku yang sudah Kauanugerahkan bagiku
Kuingin menyertakan-Mu dalam setiap putaran waktu
Setiap lembaran halaman buku kehidupanku…
Biarlah hidupku membawa kemuliaan bagi nama-Mu…
Kamis, 22 September 2011
Masa Depan Universitas Andalas Di Tangan “Ayah” Baru
Tantangan pembangunan dan
pengembangan dunia pendidikan tinggi di Indonesia semakin berat dan kompleks.
Salah satunya adalah semakin tingginya tuntutan masyarakat terhadap lembaga
pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing yang tinggi juga, di
samping berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsa di berbagai level
kehidupan.
Dalam konteks
ini, secara ideal dan praktis peran perguruan tinggi semakin penting sebagai
pengurai masalah tersebut. Universitas Andalas yang telah berkiprah sejak 55
tahun lalu dan menjadi universitas tertua di luar Pulau Jawa, sudah semestinya
menjadi perguruan tinggi diperhitungkan dalam persaingan tingkat nasional
maupun dikancah internasional. Namun realitanya, Universitas Andalas belum
mencapai prestasi secara penuh
Berbagai usaha
dan rintisan telah dilakukan para rektor pertama hingga Rektor Prof Dr Musliar
Kasim. Di setiap periode rektor, mereka menemui masalah, kendala, dan tantangan
beragam setiap masanya. Dilantiknya
Prof. Ir. Musliar Kasim, MS sebagai Irjen Kementerian Pendidikan Nasional,
menjadikan Universitas Andalas 'yatim' beberapa saat.
Namun tak lama menjadi 'tak berayah',
karena kedudukan itu begitu berbeda pesonanya, banyak orang ingin mendudukinya.
Siapakah penggantinya ?
Di
kalangan mahasiswa, isu ini tak sehangat kisah para selebritis dan
keglamorannya. Anggapan mahasiswa, siapapun 'ayahnya', Universitas Andakas tetap akan begini-begini saja. Tidak memenuhi
harapan yang diinginkan.
Menurut
saya, menjadi rektor Universitas Andalas memiliki nilai jual tertentu. Betapa
tidak setelah menjadi rektor Universitas Andalas, karier perpolitikan melejit.
Beberapa mantan rektor Universitas Andalas misalnya, menduduki kedudukan
tertinggi di Sumatera Barat hingga Nasional. Siapa yang akan melewatkannya jika
efeknya akan sangat luar biasa. Adapun Bakal Calon Rektor Universitas Andalas 2011-2015
sebagai berikut :
1.
Edison Munaf (FMIPA) : atase pendidikan RI di Tokyo
2.
Novesar Jamarun (FMIPA) : PR III UNAND
3.
Werry Darta Taifur (Ekonomi) : PR II UNAND
4.
Syafrudin Karimi (Ekonomi) : Dekan Ekonomi
5.
Elfindri (Ekonomi) : Dosen Ekonomi
6.
Sukri Lukman (Ekonomi) : Dosen Ekonomi
7.
Masrul (Kedokteran) : Dekan FK
8.
Helmi (Pertanian) : PR IV UNAND
9.
Hendri Martius (Pertanian) : Dosen Pertanian
Panitia
pemilihan rektor Universitas Andalas juga telah dibentuk bulan Juli lalu,
dengan ketua Panitia Prof. Dr. Elfi Sahlan Ben, Apt (mantan Pembantu Rektor IV Universitas
Andalas), dibantu oleh Dr. Jhon Parlis (Sekretaris), serta Prof. Dr. drh.
Endang Purwanti dan Dr. Frenadin Adegustara, SH.MS (Anggota).
Apa
saja rentetan kerja panitia pemilihan rektor ini ? Jika tidak ada perubahan
situasi dan kondisi, berikut ini jadwal yang direncanakan untuk pemilihan
rektor Universitas Andalas :
19
Agustus 2011: Pengesahan tata cara pemilihan rektor dalam Rapat Senat
23 s.d.
26 Agustus 2011: Sosialisasi
5 s.d.
13 September 2011: Pendaftaran Bakal Calon
15
September 2011: Penetapan Bakal Calon
21
September 2011: Pemilihan Bakal Calon oleh Dewan Dosen menjadi 5 Bakal Calon
26
September 2011: Penyaringn 5 Bakal Calon menjadi 3 Calon oleh Senat
28
September 2011: Pengiriman Berkas Calon Rektor ke Mendiknas
12
Oktober 2011: Pemilihan rektor oleh senat bersama Mendiknas
Hari ini merupakan tahapan kedua dalam pemilihan Rektor Universitas Andalas. Acara berlangsung di Auditorium Universitas Andalas. Tahap sebelumnya merupakan tahap pendaftaran dan verifikasi bakal calon. Jumlah calon yang mendaftar sebanyak Sembilan orang dan hari ini akan diciutkan menjadi 5 Calon Rektor Universitas Andalas. Adapun Calon Rektor yang lolos Penjaringan Tahap 2 pada Rabu, 21 September 2011 (Pemilihan oleh Dewan Dosen) dengan total suara sebanyak 695:
1. Novesar Jamarun (MIPA) : 206 suara
2.Edison Munaf (MIPA) : 142 suara
3. Werry Darta Taifur (EKONOMI) : 140 suara
4.Masrul (KEDOKTERAN) : 126 suara
5. Helmi (PERTANIAN) : 81 suara
Dari lima calon dengan suara terbanyak dalam
pemilihan tingkat dosen ini bakal melaju ke tahap selanjutnya: pemilihan
tingkat senat universitas tanggal 28 September mendatang. Ada 160 anggota senat
yang akan ikut memilih. Nah, dari tiga besar tersebut, Mendiknas akan memilih
dan menetapkan satu nama menjadi rektor Universitas Andalas periode 2011-2015
tanggal 12 Oktober mendatang.
Harapan
Mahasiswa
Apa
sih tugas terbesar rektor ? Bukankah hanya dengan menjalankan Tri Dharma
Perguruan tinggi saja rasanya semua amanah yang diemban sudah dapat terlaksana ?
Tidak perlu politik bukan ?
Biarkanlah
pendidikan ini berjalan normal sesuai dengan norma-norma akademiknya. Semoga
'Ayah' baru yang terpilih nantinya bisa membawa kampus ini sebagai kampus yang
terkemuka dan bermartabat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Dharma Perguruan
Tinggi. Bagaimanapun
juga, cita-cita pendirian Universitas Andalas ”Untuk Kejayaan Bangsa” dapat
tercapai, manakala Universitas Andalas memberikan kontribusi nyata dalam
melahirkan manusia yang terdidik, bermoral, dan beriman, yang mendapat menjadi
aktor dalam arus perubahan di Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)
















